Kamis, 19 Maret 2015

RUN FOR LEPROSY #2015

Cindy (1601223086)


Run for Leprosy yang diadakan pada hari Minggu, 15 Maret 2015 ditujukan kepada para warga penderita kusta.  Karena yang kita ketahui, jarang sekali masyarakat yang memperhatikan para penderita kusta ini. Para penderita kusta sering kali dikucilkan oleh masyarakat sekitar. Dengan mengikuti acara lari Run for Leprosy ini artinya kita sudah ikut berpartisipasi untuk peduli terhadap penderita kusta tersebut. Acara Run for Leprosy ini dibagi menjadi 2 kategori yaitu 5km dan 10km. Banyak peserta yang ikut berpartisipasi dalam acara ini. Untuk kategori 10km, lari dimulai jam 6.00 dan untuk kategori 5km, lari dimulai jam 6.15. Tidak hanya Binusian saja yang ikut berpartisipasi namun anak-anak, remaja lain yang diluar Binus, beberapa orang tua juga ikut berpartisipasi dalam acara lari ini. Tidak mengenal umur, mereka yang berpartisipasi sangat semangat dalam acara tersebut. 

Para peserta lari terus menerus, senang dan tawa yang saya lihat dari peserta yang ikut serta karena kita bisa lari bersama-sama dengan teman-teman kita. para peserta ditengah-tengah acara ternyata sudah bisa dilihat keringat sudah mulai bercucuran, lelah, dan berhenti lari. Dalam acara ini, tidak cuma lari bersama teman namun dengan mengikuti acara ini, ternyata kita juga ikut memperhatikan para penderita kusta. 

Seperti yang sudah saya beritahu sebelumnya, banyak juga yang belum mengerti apa itu penyakit kusta. Penyakit kusta adalah penyakit kronik yang disebabkan oleh kuman Micobacterium leprae (M.Leprae). Yang pertama kali menyerang susunan saraf tepi , selanjutnya menyerang kulit, mukosa (mulut), saluran pernafasan bagian atas,sistem retikulo endotelial, mata, otot, tulang dan testis.
Penyakit Kusta adalah penyakit menular menahun dan disebabkan oleh kuman kusta (Mycobacterium leprae) yang menyerang kulit, saraf tepi, dan jaringan tubuh lain kecuali susunan saraf pusat, untuk mendiagnosanya dengan mencari kelainan-kelainan yang berhubungan dengan gangguan saraf tepi dan kelainan-kelainan yang tampak pada kulit.
Penyakit kusta sering dianggap sebagai kutukan, sehingga orang- orang sering kali mengucilkan dan menganggap jijik dengan para penderita kusta. Sampai saat ini penyakit kusta belum dapat disembuhkan. Pengobatan penyakit kusta ini hanya dengan mengandalkan minum antibiotik sejenis rifampisin, klofazimin, dan dapson yang memberikan efek samping seperti kerusakan hati, demam dan infeksi luka. Setelah mengetahui definisi dari penyakit kusta tersebut saya berkomitmen agar selalu bersyukur kepada Tuhan, karena saya dapat menjalani hidup secara normal. Selain itu saya juga berkomitmen untuk lebih menghargai dan peduli kepada sesama.
Saran saya untuk mensosialisasikan penyakit kusta adalah lebih banyak lagi mengikuti acara-acara amal yang mempedulikan penderita kusta pada khususnya. Lalu beramal lebih lagi untuk masyarakat yang membutuhkan dan untuk membantu masyarakat yang mengalami penyakit-penyakit seperti kusta.
Terima kasih ! Saya harap ini berguna bagi para pembaca dan masyarakat lain juga bisa bersosialisi, tidak mengucilkan para penderita kusta. :)